Mengenai Saya

Pengikut

Lacikuu..

Kamis, 08 April 2010

Resume Jurnal

Nama : Annisa Harqi
Kelas : 3EB05
NPM ; 20207140
Tugas : Riset Akuntansi (softskill)
Dosen ; Istichanah




Resume Jurnal : Analisis Investasi Pembelian Aktiva Tetap Pada CV. RICCO


Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis Investasi dengan menggunakan metode Payback Period (PP), Average Rate of Return (ARR), Net Present Value (NPV), Provotability Index (PI), dan Internal Rate of Return (IRR) menunjukan hasil yang menguntungkan atau layak untuk dilaksanakan investasi tersebut. Dilaksanakan atau tidaknya investasi ini pada akhirnya tergantung dari keputusan pihak manajemen perusahaan.




























Nama : Annisa Harqi
Kelas : 3EB05
NPM ; 20207140
Tugas : Riset Akuntansi (softskill)
Dosen ; Istichanah




Resume Jurnal : Pengaruh Gaji dan Kompensasi Terhadap Produktifitas Kerja Karyawan

Koefisien korelasi merupakan nilai yang mencerminkan tingkat keeratan hubungan antara variable yang digunakan dalam model persamaan atau dengan kata lain koefisien korelasi digunakan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara gaji, upah lembur, insentif, asuransi dengan produktifitas kerja karyawan di PT. KY, nilai koefisien korelasi diatas sebesar 0,797. nilai ini termasuk katagori sangat mendekati 1, hal ini menunjukan bahwa hubungan antara empat variable terhadap produktifitas kerja karyawan positif dalam mempengaruhi produktifitas kerja karyawan. Sedangkan untuk mengetahui variasi perubahan variable Y dengan menggunakan variable x sebagai indikatornya digunakan Koefisien Determinasi. Dimana hasil dari perolehan diatas didapatkan nilai 63,5%. Artinya besarnya kontribusi empat variable kesejahteraan karyawan terhadap perubahan naik atau turunnya produktifitas kerja sebesar 63,5%, sedang sisanya sebesar 36,5% lagu merupakan sumbangan dari faktor lain
Read more...

Contoh Abstrak

Nama : Annisa Harqi
Kelas : 3EB05
NPM ; 20207140
Tugas : Riset Akuntansi (softskill)
Dosen ; Istichanah





ABSTRAK


Nama : Annisa Harqi
Kelas : 3EB05
NPM : 20207140

Kata Kunci : “ Investasi, ARR, IRR, NPV, PI, PP

Tujuan darri penelitian ini untuk mengetahui apakah investasi yang dikeluarkan pada aktiva tetap dapat memberikan laba atau tidak dimasa yang akan datang. Untuk dapat mengetahui apakah investasi tersebut menguntungkan atau tidak digunakan beberapa metode Payback Pariod (PP), Average Rate of Return (ARR), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) dan Profitability Indeks (PI). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa hasil dari analisa PP, ARR, PI, NPV dan IRR investasi ini menguntungkan atau layak untuk dilaksanakan.




















ABSTRAK


Nama : Annisa Harqi
Kelas : 3eb05
NPM : 20207140

Kata kunci : “ Pengendalian Persediaan”

Setiap perusahaan, apakah itu perusahaan dagang atau manufaktur dalam kegiatan operasionalnya memerlukan persediaan. Tanpa adanya persediaan para pengusaha akan dihadapkan pada resiko bahwa perusahaannya pada suatu waktu tidak dapat memenuhi keinginan para pelanggannya. Dalam perusahaan dagang memiliki satu persediaan yaitu persediaan barang dagangan sedangkan perusahaan manufaktur terdapat tiga persediaan yaitu persediaan bahan baku, persediaan barang dalam proses dan persediaan barang jadi.
Penulisan ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui barapa basarnya harga pokok penjualan dari persediaan barang jadi dengan menggunakan metode FIFO, LIFO dan rata-rata dan untuk mengetahui dari ketiga metode tersebut mana yang lebih menguntungkan jika dilihat dari pendapatan perusahaan.
Setelah melakukan perhitungan dengan menggunakan ketiga metode yaitu metode FIFO, LIFO dan Average dapat dilihat bahwa metode Average yang mempunyai harga pokok penjualan paling kecil dan persediaan akhirnya paling besar.
Read more...

Penulisan Ilmiah

Nama : Annisa Harqi
Kelas : 3EB05
NPM ; 20207140
Tugas : Riset Akuntansi (softskill)
Dosen ; Istichanah


Judul : Analisis Investasi Pembelian Aktiva Tetap Pada CV. RICCO
Penulis : Rino Rinaldo
Waktu Penerbit : 15 Januari 2009
Nama Majalah : UGNews
Lembaga Penerbit : Universitas Gunadarma
Vol & No Majalah : 03

Ada beberapa komponen-komponen dalam artikel ini, yaitu :
1. Abstrak
2. Pendahuluan
3. Tinjauan Pustaka
Aktiva Tetap
Nilai Waktu Uang
Penganggaran Modal
Macam-macam Usulan Investasi
Macam-macam Metode Penilaian
4. Metode Penelitian
5. Pembahasan
Perkiraan Aliran Kas
Perkiraan Aliran Kas Keluar
Perkiraan Aliran Kas Masuk
Analisis Investasi
6. Penutup / Kesimpulan
7. Daftar Pustaka

Identifikasi artikel ini menggunakan penelitian Riset Metode Naturalis, karena :
1. tidak menggunakan struktur teori
2. hipotesis jika ada bersifat implicit tidak eksplisit
3. menolak bentuk terstruktur dari riset, menolak pengaturan riset secara artifisial
4. sejalan dengan konsep grounded theory dan kepercayaan bahwa cara tebaik untuk menjelaskan dan membangun teori adalah dengan menemukan dari data
5. pengikut grounded theory termasuk yang mengembangkan metode penelitian eksplorasi tidak menggunakan data kuantitatif dan tehnik statistic untuk menyimpulkan hasil yang diobservasi. Metode naturalis dan metode eksplorasi bersifat kualitatif menggunakan data kualitatif.
Read more...

Minggu, 28 Maret 2010

Audit Governance

Yang menjadi objek penelitian adalah Fungsi Audit Internal PT.PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten dalam mewujudkan Good Corporate Governance. Pelaksanaan Audit Internal akan dapat membantu perusahaan dalam pencapaian tujuannya. Agar perusahaan berjalan lebih efektif, masing-masing pihak dalam perusahaan harus menyadari fungsinya termasuk fungsi Auditor Internal dalam mewujudkan Good Corporate Governance.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, apakah audit internal telah memadai, apakah pelaksanaan Good Corporate Governance telah terwujud, serta apakah audit internal berfungsi dalam mewujudkan Good Corporate Governance. Penulis melakukan penelitian ini dengan menggunakan metode penelitian deskriptif, dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh penulis dari hasil wawancara, kuesioner dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh penulis melalui literatur-literatur yang berhubungan dengan masalah yang diteliti sebagai landasan teori. Pelaksanaan audit internal yang terkait dengan Good Corporate Governance, apabila laporan audit yang dihasilkan sudah akurat, objektif dan tepat waktu sehingga dapat menunjang perwujudan Good Corporate Governance. Laporan hasil audit juga digunakan oleh dewan direksi sebagai acuan untuk membantu perwujudan Good Corporate Governance. Setelah melaksanakan penelitian, penulis mendapatkan simpulan yang menunjukkan hasil sebesar 89,2 % untuk variabel pertama (kememadaian audit internal), sebesar 86.8 % untuk variabel kedua (perwujudan Good Corporate Governance), serta 83,3 % untuk variabel ketiga (Fungsi audit internal dalam mewujudkan Good Corporate Governance). Dengan demikian tujuan penelitian telah tercapai, audit internal pada PT.PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten sangat memadai, pelaksanaan Good Corporate Governance pada PT.PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten sangat terwujud, serta fungsi audit internal sangat berfungsi terhadap perwujudan Good Corporate Governance. Berdasarkan simpulan di atas penulis memberikan saran-saran kepada perusahaan, yaitu: sebaiknya auditor internal melakukan penelaahan terhadap peraturan Good Corporate Governance dan manajemen memberi keleluasaan kepada para auditor internal dalam melaksanakan audit.

URI: http://hdl.handle.net/10364/912














DESKRIPSI
Internal Auditor atau Satuan Pengendalian Internal memegang peranan sangat penting dalam mencapai good corporate governance. Untuk itu auditor internal harus memiliki upaya strategis dalam menegakkan corporate governance tersebut di perusahaannya. Terkait dengan hal ini LPAI menyelenggarakan lokakarya “Corporate Governance: Strategies for Internal Audit” sebagai bagian dari upaya peningkatan efektivitas peran auditor internal (satuan pengendalian internal).
PELATIHAN UNTUK ANDA:
1. Ka SPI and audit managers who need to review their corporate governance structure.
2. Mid- to upper-level internal auditors who wish to enhance their role in governance.
TUJUAN DAN MANFAAT PELATIHAN
1. Meningkatkan kemampuan dalam mereview dan memperbaiki struktur corporate governance
2. Mempelajari bagaimana teknik dan aplikasi dalam merancang dan mengimplementasikan organization’s ethics program.
3. Memahami teknik yang efektif dalam menilai manajemen resiko dari aktivitas perusahaan
4. Meningkatkan kemampuan dalam menyelaraskan kinerja audit dengan Sarbanes-Oxley
POKOK BAHASAN
1. Corporate Governance
- Apa dan mengapa Corporate Governance sangat penting ?
- Konsep dasar dan definisi Corporate Governance
Read more...

Selasa, 09 Maret 2010

Audit Manufaktur

Nama : Annisa Harqi
NPM : 20207140
Dosen : Renny Nurainy
Mata Kuliah : Pemeriksaan akuntansi 2


Sebuah manufaktur audit adalah pemeriksaan yang komprehensif dari sebuah proses untuk menentukan apakah kinerja memuaskan. Sebuah audit manufaktur biasanya terbatas pada sebagian kecil dari unit yang diproduksi, tetapi proses manufaktur yang terlibat diperiksa secara teliti. Audit tidak menggantikan upaya pengendalian kualitas normal, tapi suplemen mereka.
Ada banyak alasan untuk melakukan audit manufaktur:
* Memastikan prosedur mencerminkan praktek nyata (apa yang kita katakan adalah apa yang kita lakukan);
* Temukan ketidakakuratan sehingga mereka dapat dengan cepat dikoreksi;
* Mengungkapkan konsistensi dari suatu proses (dari orang ke orang, atau hari ke hari);
* Menunjukkan pendekatan proaktif untuk perbaikan proses dan
* Mendorong berkelanjutan tindakan korektif.
Audit manufaktur yang baik memerlukan:
* Pengumuman di muka. Manufaktur audit tidak dimaksudkan untuk menangkap orang yang melakukan sesuatu yang salah. Sebaliknya, selama audit Anda berharap untuk menangkap orang yang melakukan hal-hal yang benar.
* A rating skema untuk mengklasifikasikan masalah ditemukan. Sebuah skema rating memungkinkan Anda untuk masalah peringkat untuk memprioritaskan tindakan perbaikan.
* Aksi ketika sebuah masalah ditemukan. Tidak ada yang lebih mengecewakan daripada menemukan masalah dan melakukan apa-apa tentang hal itu. Idealnya, karyawan yang bekerja pada proses harus membantu dalam penyelesaian masalah yang ditemukan. Ini akan meningkatkan kepekaan karyawan terhadap masalah.
* Terlatih auditor. Auditor harus mengenal dengan baik wilayah mereka mengamati dan dengan teknik-teknik audit.
Read more...

Kamis, 04 Maret 2010

Pengertian audit lingkungan
Proses menemukan tingkat yang dipilih dari suatu organisasi untuk mentaati persyaratan peraturan dan kebijakan serta standar internal.

Menurut The International Chamber of Commerce 1989:
Audit lingkungan merupakan pengujian yang sistematis dari interaksi antara setiap operasi usaha dengan keadaan sekitarnya.

Falsafah manajemen lingkungan
Pemecahan masalah
Mengelola ketaatan
Mengelola kepastian lingkungan

Manfaat Audit lingkungan
Untuk meningkatkan efektifitas manajemen dan rasa memperbaiki aktifitas pengelolaan lingkungan yang ada

Audit lingkungan di Indonesia
Sesuai dengan GBHN 1993, sistem yang dianut dalam pelaksanaan pembangunan nasional adalah pembangunan yang berwawasan lingkungan.
“Pembangunan yang dilakukan untuk mengolah sumber daya alam, tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.”
Dasar hukum upaya pelestarian lingkungan hidup adalah Undang undang no 4 tahun 1982 tentang ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup
Pelaksanaan audit lingkungan hidup bersifat sukarela dan pemerintah tidak mewajibkan semua perusahaan melakukan audit lingkungan, namun pemerintah berhak melakukan pemeriksaaan

Auditing sebagai komponen dari manajemen lingkungan:
Manajemen lingkungan merupakan kerangka kerja atau metode untuk menuntun organisasi dalam mencapai dan mempertahankan kinerja sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Sistem manajemen lingkungan terdiri dari:
Perencanaan
Pengorganisasian
Menuntun dan mengarahkan
Mengkomunikasikan
Mengendalikan dan menelaah
Read more...

Rabu, 24 Februari 2010

Audit Pemasaran

Annisa Harqi
20207140
3EB05
Pemeriksaan Akuntansi
Renny Nurainy



Audit pemasaran merupakan bagian mendasar dari proses perencanaan pemasaran. Hal ini dilakukan tidak hanya pada awal proses, tetapi juga pada serangkaian poin selama pelaksanaan rencana tersebut. Mempertimbangkan audit pemasaran baik internal maupun eksternal pengaruh pada perencanaan pemasaran, serta tinjauan dari rencana itu sendiri.
Ada sejumlah alat dan audit yang dapat digunakan, misalnya analisis SWOT untuk lingkungan internal, serta lingkungan eksternal. Contoh lain termasuk HAMA dan Lima Tentara Analisa, yang hanya berfokus pada lingkungan eksternal.

Dalam banyak hal audit pemasaran menjelaskan peluang dan ancaman, dan memungkinkan manajer pemasaran untuk membuat perubahan ke rencana jika perlu.

Pelajaran ini mempertimbangkan dasar-dasar audit pemasaran, dan memperkenalkan checklist audit pemasaran. Daftar periksa ini dirancang untuk menjawab pertanyaan, apa situasi pemasaran saat ini? Mari kita mempertimbangkan audit pemasaran kunci di bawah tiga judul:

1. Pemasaran Internal 1.The Lingkungan.

WSumber daya apa yang kita miliki di tangan? (

* PRIA (Buruh / Perburuhan).
* UANG (Keuangan).
* MACHINERY (Equipment).
* MENIT (Time).
* BAHAN (Faktor Produksi).



2. Eksternal Pemasaran Lingkungan.

Sebagai organisasi berorientasi pasar, kita harus mulai dengan bertanya - Apakah sifat kita 'pelanggan?
* Mereka pembeli proses keputusan dan perilaku konsumen.
* Persepsi mereka tentang merek kami, dan kesetiaan untuk itu.
* Sifat segmentasi, penargetan dan positioning di pasar kami.
* ' Apa yang pelanggan 'value' dan bagaimana kita menyatakan bahwa 'value?. "

Apa sifat persaingan dalam target pasar?

* Pesaing kami 'tingkat profitabilitas.
* Jumlah mereka / konsentrasi.
* Relatif kekuatan dan kelemahan dari kompetisi.
* Rencana pemasaran dan strategi pesaing kita.

Apa sifat budaya lingkungan (s)?

* Keyakinan dan agama.
* Standar dan rata-rata tingkat pendidikan.
* Gaya hidup yang berkembang target konsumen kami.
* Sifat konsumerisme dalam pasar sasaran.

Apa yang dimaksud dengan demografi konsumen kita? Seperti usia rata-rata, tingkat populasi, gender make up, dan sebagainya.Bagaimana teknologi memainkan peran?

* Tingkat adopsi teknologi mobile dan Internet.
* Cara di mana barang-barang yang diproduksi.
* Sistem informasi.
* Komunikasi pemasaran menggunakan teknologi dan media.
Read more...
 
 

Designed by: Compartidísimo
Scrapping elements: Deliciouscraps©